Jakarta,Babasal-news.com 15/6/ 2026 – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 dengan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bagi masyarakat. Langkah tersebut dinilai tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Menurut Tito, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap ajang sepak bola dunia sangat tinggi. Euforia Piala Dunia dapat dimanfaatkan untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui penyelenggaraan nobar, penjualan atribut pendukung tim, jersey, hingga meningkatnya transaksi pelaku usaha kuliner dan UMKM.
Mendagri menilai kegiatan nobar yang tersebar di berbagai daerah berpotensi menciptakan perputaran ekonomi yang besar. Bahkan, potensi ekonomi yang muncul selama gelaran Piala Dunia 2026 diperkirakan mencapai Rp2,34 triliun melalui berbagai aktivitas usaha yang melibatkan masyarakat.
Selain meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, kegiatan nobar juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan masyarakat dalam mendukung tim favorit mereka. Namun demikian, Tito mengingatkan agar setiap kegiatan tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 menjadi peluang bagi daerah untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan usaha kecil. Pemerintah daerah diharapkan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan nobar yang tertib, aman, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.Informasi mengenai imbauan Mendagri kepada pemerintah daerah untuk menggelar nobar serta potensi penggerakan ekonomi dan UMKM diberitakan oleh sejumlah media nasional pada Juni 2026.





