POSO, Babasal-news.com 12/6/2026 Suasana di Kabupaten Poso diwarnai dengan aksi penyampaian aspirasi oleh elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli (AMPEL) dan Forum Pembela Masyarakat Cinta Dampi (CFPMCD), Jumat (12/6/2026).

Dalam aksi yang dilakukan di tengah kota tersebut, massa membentangkan spanduk berisi poin-poin tuntutan yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Poso. Aksi ini menyoroti permasalahan ekonomi kerakyatan hingga tata kelola birokrasi daerah.

### Poin Tuntutan Massa:

Adapun tiga tuntutan utama yang disampaikan aliansi tersebut adalah:

1. **Akses Solar:** Massa mendesak pemerintah untuk menambah kuota dan mempermudah akses Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bagi sopir truk, petani, dan nelayan agar aktivitas ekonomi mereka tidak terhambat.

2. **Penertiban LPG 3 Kg:** Menuntut penyaluran gas LPG 3 kg yang tepat sasaran. Aliansi juga meminta Pemkab Poso melakukan pengawasan ketat terhadap harga di tingkat pangkalan agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta menertibkan harga di tingkat pengecer yang dinilai merugikan masyarakat.

3. **Evaluasi Kepala PDAM:** Massa secara tegas meminta Bupati Poso untuk segera memberhentikan Kepala PDAM Kabupaten Poso. Aliansi menduga adanya prosedur pengangkatan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tuntutan ini berlaku waktu terhitung mulai dibacakan,” demikian bunyi penutup dalam pernyataan tuntutan tersebut.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Poso terkait langkah yang akan diambil untuk menanggapi tuntutan dari Aliansi Masyarakat Peduli dan Forum Pembela Masyarakat Cinta Dampi tersebut.