LUWUK – BTN 30/04/2026-Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei menjadi momentum krusial untuk merefleksikan posisi buruh sebagai garda terdepan dalam pembangunan nasional. Tanpa kontribusi pekerja, roda perekonomian dan kemajuan sebuah negara mustahil dapat bergerak secara dinamis.

​Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) turut menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada seluruh pejuang kerah biru di tanah air. KSBSI menegaskan bahwa semangat May Day harus menjadi pengingat bagi semua pihak akan hak-hak normatif pekerja yang wajib dipenuhi.

​Senada dengan itu, Irwan Askumala atau yang akrab disapa Ikhwan, menyatakan bahwa kesejahteraan buruh bukan lagi sekedar pilihan, melainkan prioritas utama. Menurutnya, keberlanjutan sebuah negara sangat bergantung pada bagaimana pemerintah memperlakukan para pekerjanya.

​Ikhwan menganalogikan struktur ketatanegaraan dengan sebuah pohon yang kokoh. Ia menekankan bahwa buruh adalah akar yang menopang seluruh beban pohon tersebut, mulai dari batang, ranting, hingga buah yang dihasilkan untuk kemakmuran negara.

​”Tumbangnya sebuah pohon sering kali disebabkan karena akar di bawahnya sudah tidak lagi memiliki kekuatan. Begitu pula dengan negara. jika buruhnya rapuh, maka fondasi ekonomi kita juga akan goyah,” ujar Ikhwan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

​Momentum peringatan tahun ini juga diwarnai dengan munculnya figur-figur yang siap memperjuangkan aspirasi buruh di tingkat lokal. Salah satunya adalah Hermanius Burunaung, yang kini mencuat sebagai calon kuat Ketua DPC Banggai.

​Kehadiran Hermanius Burunaung dalam bursa calon ketua tersebut diharapkan mampu membawa angin segar bagi penguatan organisasi buruh di wilayah Banggai. Fokus utamanya adalah memastikan terciptanya sinergi yang sehat antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

​Dalam pandangan Ikhwan, sudah selayaknya pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten segera mengambil tindakan nyata untuk kesejahteraan buruh. Langkah strategis diperlukan agar kekuatan “akar” tetap bisa menopang pertumbuhan ekonomi di daerah.

​Pemerintah provinsi diharapkan lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap implementasi standar upah dan jaminan sosial. Bagi Ikhwan, pengawasan di tingkat daerah adalah kunci agar regulasi tidak hanya menjadi macan kertas di lapangan.

​Lebih lanjut, di tingkat kabupaten seperti Banggai, peran aktif pemerintah daerah sangat menentukan. Kebijakan yang pro-buruh harus menjadi dasar dalam setiap pengambilan keputusan guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi kemasyarakatan.

​”Tindakan nyata untuk kesejahteraan buruh harus dilakukan secara linier. Kekuatan akar harus tetap dijaga agar bisa terus menopang batang, ranting, hingga menghasilkan buah yang bisa dinikmati bersama,” tambah Ikhwan menekankan pentingnya kolaborasi.

​Pesan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan moral bagi jutaan buruh yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya. Harapannya, peringatan May Day tahun ini menjadi titik balik bagi perbaikan nasib kaum pekerja secara menyeluruh dan berkeadilan.

​Menutup rilisnya, Ikhwan beserta seluruh elemen pendukung mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional. Ia mengajak seluruh elemen buruh di Banggai dan Indonesia untuk tetap bersatu dalam memperjuangkan hak dan martabat demi kemajuan bangsa.

Tim red